Cara menulis Makalah di dalam Bahasa Indonesia/ How to write a paper in the Indonesian FOR SENIOR HIGH SCHOOL INDONESIAN


Cara menulis Makalah di dalam Bahasa Indonesia

(Sumber: Suharto.2005. Kompeten Berbahasa dan Bersastra Indonesia. Surakarta: Widya Duta Grafika.)

              Makalah merupakan salah satu jenis karangan ilmiah. Nama lain makalah adalah kertas kerja. Beberapa jenis karangan ilmiah itu dikelompokkan menjadi:

1) Kertas Kerja adalah karangan ilmiah yang berisi pra saran, pendapat, hasil penelitian yang akan dibacakan dalam suatu rapat kerja, symposium, seminar, dan sebagainya.

2) Laporan adalah karangan yang dibuat seseorang karena telah melakukan suatu percobaan peninjauan, observasi, pembacaan buku, dan sebagainya.

3) Skripsi adalah karangan yang isinya berupa hasil penelitian yang diolah dan diberi komentar dan saran-saran. Biasanya untuk memenuhi gelar Sarjana strata satu (S1).

4) Tesis adalah karangan yang jenisnya lebih tinggi daripada skripsi biasanya untuk memenuhi pencapaian gelar sarjana strata dua (S2).

5) Disertasi adalah karangan yang lebih tinggi daripada tesisi, dibuat untuk mendapatkan gelar doctor (S3).

Berikut ketentuan khusus yang harus dipenuhi untuk membuat makalah.

1) Mengandung satu masalah beserta pemecahannya secara objektif dan sesuai dengan kenyataan.

2) Karangan lengkap, disusun menurut metode tertentu, dan dapat dipertanggungjawabkan keobjektifannya.

3) Sistem tata tulis yang digunakan tetap dan mengikuti satu system dengan benar.

4) Bhasa, teknik penyajian, metode, dan bentuk baik, benar, tepat, dan lazim.

5) Memenuhi segi-segi keilmiahan, antara lain objetif, berdata (empiris dan sekunder), bermetode, berprosedur, dan rasional.

Kriteria pokok pikiran untuk makalah yang baik, antara lain:

1) Masalah yang dikemukakan terasa akan kepentingannya.

2) dengan mempersoalkan masalah tersebut harus ada sesuatu hasil yang akan dicapai.

3) Masalah tersebut menarik, tidak terlalu luas,

4) Data yang diperlukan mudah didapat,

5) Masalah harus dapat dipecahkan sesuai dengan kemampuan penulis,

6) Masalah terjangkau oleh kemampuan penulis dan pembaca,

7) Masalah yang dibahas tersedia bahan secara memadai.

Teknik Penulisan Makalah

              Pertama kali seseorang membuat karya ilmiah, sering dihantui banyak hal, misalnya panjang pendek karangna, kaitan antar bagian dan antar masalah dalam karangan, kecukupan materi, bahasa, penyelesaiannya, dan sebagainya. Untuk itu, calon penulis harus mempersiapkan diri secara matang.

              Adapun tahap menulis karangan ilmiah harus diikuti sebagai berikut.

1) Memilih tema dan topic. Syaratnya: bermanfaat, layak dibahas, menarik, dikuasai, bahan ada dan memadai, terbatas dan tidak terlalu luas.

2) Menentukan tujuan sesuai dengan maksud penulisan, pesanan, atau sasaran yang hendak dicapai.

3) Mengumpulkan dan menyeleksi bahan dari pengalaman, pengamatan, pustaka, dan sumber-sumber lainnya dari segi macam, luas, dan asal.

4) Membuat catatan dan kutipan dalam bentuk buku catatan atau kartu informasi yang disusun secara alfabetis dan klasifikasi materi.

5) Menyusun kerangka bentuk topic atau kalimat yang memenuhi criteria logis, sistematis, dan konsisten.

6) Mengumpulkan data dan fakta dalam bentuk catatan dan kutipan lain berupa inferensi (kesimpulan atau nilai yang ditarik dari pengalaman) dan pengalaman persepsi atau indrawi berdasarkan keterkaitan dengan materi pokok. Pengumpulan data dapat dengan mengadakan penelitian lapangan, percobaan di laboratorium, penelitian perpustakaan, dan sebagainya.

7) Membuat kerangka karangan akhir (outline) secara terinci dalam bentuk bab, anak bab, dan pasal-pasal.

8) Membuat pendahuluan.

9) Menyusun naskah pertama.

10) Mengadakan revisi,

11) Menyusun naskah akhir,

12) Mengoreksi ejaan, diksi, keefektifan kalimat, ketepatan wacana, dan system tata tulis.

Struktur Makalah

              Setelah Anda menguasai tahap-tahap penulis karya ilmiah di atas, mulailah Anda mencoba menyusunnya. Berikut organisasi penyajian yang perlu Anda gunakan.

1) Judul, pelaksana, dan penerima laporan penelitian. Judul singkat, jelas, dan relevan. Pelaksana adalah nama atau lembaga pembuat kertas kerja. Penerima adalah nama atau lembaga penerima kertas kerja.

2) Kata pengantar, berisi: gambaran umum mengenai tugas, pelaksanaan dan hasil, ucapan syukur dan terima kasih, tujuan penulisan pokok, serta permintaan dan harapan.

3) Daftar isi.

4) Daftar table.

5) Abstrak: masalah pokok, tujuan, teori, metode, data, kesimpulan secara ringkas dan padat.

6) Bab pendahuluan: tentang informasi latar belakang, lingkup, anggapan dasar, hipotesis, teori, sumber data, dan pengolahan datanya secara ringkas.

7) Bab uraian atau pengolahan data, berisi: deskripsi data, analisis, interpretasi, penguraian secara lengkap.

8) Bab kesimpulan.

9) Bab hambatan dan saran.

10) Daftar Pustaka

Pengembangan Gagasan dalam Makalah

              Menulis makalah tidak cukup jika hanya menuliskan gagasan sendiri. Gagasan, pendapat, argument, dan pikiran orang lain dapat kita ambil untuk memperkuat dan mengembangkan keilmiahan sebuah makalah. Tindakan ini memperkuat karangan ilmiah. Sebagai penulis karangan ilmiah, argumen, pendapat, pikiran, dan gagasan orang lain yang kuat dari logis sangat penting. Bahkan untuk mendukung argument, penulis memerlukan banyak refrensi. Refrensi ini sebagai pendukung, pembanding, dan penambah materi keilmiahan. Refrensi ini kita ambil dengan aturan membuat kutipan sebagai berikut.

              Ada dua cara menulis kutipan, yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung.

1) Kutipan Langsung. Kutipan langsung merupakan kutipan di mana kata-kata dan susunan kalimatnya sama dengan aslinya. Pada kutipan ini ditulis nama pengarang, tahun terbit, dan halaman di mana kutipan didapat. Adapun cara-cara penulisan kutipan itu sebagai berikut.

a) Jika kutipan kurang dari lima baris, maka kutipan dimasukkan ke dalam teks dan diapit dengan tanda petik. Contoh:

i) Menurut Sofyan S. Wilis (1981), waktu luang adalah “sisa waktu yang masih ada setelah belajar dan bekerja” (hlm. 56).

ii) Waktu luang adalah “sisa waktu yang masih ada setelah belajar dan bekerja” (Sofyan S. Wilis. 1981: 56)

b) Jika kutipan terdiri atas lima baris atau lebih, ditulis pada bagian tersendiri, menjorok ke dalam sebanyak lima huruf dari batas kiri. Pengetikan dengan spasi rapat (tunggal0 tanpa tanda petik. Contoh:

i) Hubungan antara pendidikan dalam keluarga dan prestasi belajar dikemukakan oleh Endang Setyaningsih (1995) sebagai berikut.

Pendidikan dalam keluarga adalah faktor dari luar, merupakan latar belakang utama bagi anak untuk berkembang secara optimal. Perhatian dan pendidikan yang baik kepada anak akan berpengaruh terhadap naiknya prestasi belajar siswa. Sebaiknya, jika orang tua acuh tak acuh terhadap pendidikan anak maka prestasi belajar anak pun menurun dan tidak akan berkembang sesuai dengan yang diharapkan (hlm 27).

ii) Hubungan antara pendidikan dalam keluarga dan prestasi belajar dapat dijelaskan sebagai berikut.

Pendidikan dalam keluarga adalah faktor dari luar, merupakan latar belakang utama bagi anak untuk berkembang secara optimal. Perhatian dan pendidikan yang baik kepada anak akan berpengaruh terhadap naiknya prestasi belajar siswa. Sebaiknya, jika orang tua acuh tak acuh terhadap pendidikan anak maka prestasi belajar anak pun menurun dan tidak akan berkembang sesuai dengan yang diharapkan (Endang Seetyaningsih, 1995:27)

2) Kutipan Tidak Langsung

a) Ringkasan. Bentuk ini menggunakan kata-kata susunan kalimat, bahkan urutan idenya tidak sama. Cara menuliskan isi ringkasan tergantung kepada kesan yang ditangkap oleh si pengutip. Penulisan tanpa tanda petik hanya ditulis nama pengarang dan tahun terbit tanpa halaman buku. Contoh:

Menurut Soerjono Soekanto (1982), masuknya unsur negative ke dalam jiwa remaja lebih kecil karena terisi kegiatan produktif.

b) Saduran atau parafrasa. Saduran atau parafrasa adalah kutipan yang ditulis dengan urutan berpikir, mengikuti sumber asli, tetap menggunakan kata-kata sendiri dalam susunannya. Penulisan tanpa tanda petik hanya ditulis nama pengarang dan tahun terbit tanpa halaman buku. Penulisan sumber sama dengan cara ringkasan, yang membedakan hanya isi kutipan. Cara parafrasa lebih panjang. Contoh:

Menurut Soerjono Soekanto (1982), pengisian waktu luang dengan kegiatan yang produktif akan memperkecil peluang masuknya unsure-unsur negative di dalam perkembangan jiwa para remaja sehingga mereka akan berkembang dengan baik.

            Di atas setelah dijelaskan cara-cara penulisan kutipan yang diambil dari buku dengan satu pengarang. Di bawah ini cara penulisan kutipan yang ditulis lebih dari satu pengarang. Penulis kutipan pada hakikatnya sama, yang berbeda hanya penulisan nama pengarang. Contoh:

a) Jika terdiri atas dua penulis

            Devi Anggita dan Endang Setyaningsih (1996) “…” (27)

Atau

            “…” (Devi Anggita dan Endang Setyaningsih, 1996:27)

b) Jika terdiri atas tiga sampai dengan lima penulis

Kutipan pertama:

Wiliams, Smith, Bradner, dan Torrington (1983) mengemukakan bahwa ….

Kutipan berikutnya:

Wiliams et. all. (19960 mengemukakan bahwa ….

c) Jika lebih dari enam penulis

Wiliam et. all. (1996) mengemukakan tentang ….

Pedoman membuat kutipan, antara lain:

i) tidak terlalu banyak dan panjang;

ii) persis dengan aslinya (jika kutipan langsung);

iii) menggunakan cara pengutipan yang benar antara kutipan langsung dan tidak langsung;

iv) jika ada bagian kutipan yang dihilangkan dan kurang dari tiga baris, maka penghilangan itu diganti dengan titik tiga kali;

v) jika ada perbaikan pada bagian yang dikutip, perbaikan tersebut ditulis dalam tanda kurung;

vi) kutipan hanya bagian yang paling berkaitan dengan hal atau pendapat yang didukungnya;

vii) menyebutkan sumber kutipan dengan benar dan lengkap;

viii) jujur dalam setiap pengambilan kutipan.


IN ENGLISH (with google translate Indonesian-english):

How to write a paper in the Indonesian

(Source: Suharto.2005. Competent Speak Indonesian and compose literature. Surakarta: Widya Duta Graphic.)

The paper is one kind of scientific articles. Another name paper is paper work. Several types of scientific articles are grouped into:

1) Working Paper is a monograph that contains pre advice, opinion, research results are to be read in a work meeting, symposia, seminars, and so on.

2) The report was written by a person who is made for doing a review of experiment, observation, reading books, and so on.

3) Thesis is written by the contents of the research results are processed and given comments and suggestions. Usually to meet a Bachelor degree (S1).

4) The thesis was written by a higher kind than the thesis is usually to meet a bachelor's degree attainment of two (S2).

5) The dissertation is written by a higher than tesisi, was made to obtain a doctorate (S3).

The following special provisions that must be met to make the papers.

1) Contains the problems and their solutions objectively and in accordance with reality.

2) complete essay, arranged according to a particular method, and can be accounted for keobjektifannya.

3) The system used fixed Grammar and follow the system correctly.

4) Bhasa, presentation techniques, methods, and forms a good, true, right, and prevalent.

5) Meet the scholarly aspects, among others objetif, berdata (empirical and secondary), methodical, berprosedur, and rational.

Basic criteria that a good mind to paper, include:

1) The problem was presented to his interests.

2) to discuss the issue must be something that results will be achieved.

3) The problem is interesting, not too broad,

4) The data required are easily obtained,

5) The problem should be solved in accordance with the ability of the author,

6) Issues covered by the ability of authors and readers,

7) Issues addressed adequately available materials.

Engineering Writing Papers

The first time someone made a scientific work, often haunted by many things, such as long-short karangna, relation between parts and between problems in the essay, the adequacy of the material, language, resolution, and so on. To that end, prospective authors should prepare carefully.

The stages of writing scientific articles should be followed as follows.

1) Choose the theme and topic. Condition: useful, feasible discussed, attractive, controlled, and there are adequate materials, limited and not too broad.

2) Determine the purpose in accordance with the intent of writing, order, or objectives to be achieved.

3) Collecting and selecting materials from experience, observation, literature, and other sources in terms of a wide, wide, and origin.

4) Make notes and quotations in the form of a notebook or card information is organized alphabetically and classified material.

5) Develop a framework or a topic sentence form that meets the criteria of logical, systematic, and consistent.

6) Collect data and facts in the form of notes and quotes another form of inference (conclusion or values ​​drawn from experience) and experience of sensory perception or by linkage with the subject matter. Data collection can conduct field research, laboratory experiments, research libraries, and so on.

7) Make a final outline (outline) in detail in the form of chapters, chapter child, and the articles.

8) Make preliminary.

9) Develop the first draft.

10) Hold revision,

11) Prepare the final document,

12) Correcting spelling, diction, sentence effectiveness, accuracy discourse, and grammar writing system.

Structure Papers

Once you've mastered the steps of the scientific work of the authors above, you start trying to put them together. Following the presentation of the organization that need to use.

1) Title, implementing, and recipient of the research report. Short title, clear, and relevant. Is the name of the executor or paper-making body. Is the name of the recipient or recipient institution paperwork.

2) Introduction, containing an overview of the task, the implementation and results, gratitude and thanks, the principal purpose of writing, as well as the demands and expectations.

3) Table of Contents.

4) List table.

5) Abstract: The main problem, objectives, theories, methods, data, conclusions are concise and packed.

6) Chapter introduction: about background information, scope, basic assumptions, hypotheses, theories, data sources, and data processing briefly.

7) Chapter description or data processing, contains: data description, analysis, interpretation, decomposition is complete.

8) Chapter conclusions.

9) Chapter barriers and suggestions.

10) List of References

The idea in the paper is the development of

Writing papers is not enough if only to write their own ideas. Ideas, opinions, arguments, and thoughts of others we can take to strengthen and develop a scholarly paper. This action strengthens scientific articles. As the author of scientific articles, arguments, opinions, thoughts, and ideas of others are very important stronger than logical. Even to support the argument, the authors take a lot of references. These references as a supporter, comparators, and adders scholarly material. The references we take the rule makes the following quote.

There are two ways to write citations, which is a direct quote and indirect quote.

1) Direct quotation. Direct quotation is an excerpt in which the words and sentence structure identical to the original. This quote was written on the author's name, year of publication, and the page where the quote obtained. As for the ways of writing the following quote.

a) If the quotation is less than five lines, the quote included in the text and enclosed in quotation marks. Example:

i) According to Sofyan S. Willis (1981), leisure is "the rest of the remaining time after learning and work" (p. 56).

ii) Leisure time is a "rest of the time there after studying and working" (Sofyan S. Willis. 1981: 56)

b) If the citation consists of five lines or more, written in a separate section, protrudes into the five letters from the left boundary. Typing with tight spaces (without quotes tunggal0. Example:

i) The relationship between the family and the educational achievement presented by Endang Setyaningsih (1995) as follows.

Education in the family is a factor from the outside, is the main background for children to develop optimally. Attention and a good education to children will affect the rise in student achievement. Preferably, if the parent is indifferent to the child's education learning achievement of children is declining and will not develop as expected (p 27).

ii) The relationship between the family and the educational achievement can be explained as follows.

Education in the family is a factor from the outside, is the main background for children to develop optimally. Attention and a good education to children will affect the rise in student achievement. Preferably, if the parent is indifferent to the child's education learning achievement of children is declining and will not develop as expected (Endang Seetyaningsih, 1995:27)

2) Indirect Quotations

a) Summary. This form uses the words of the sentence structure, even the order is not the same idea. How to write a summary of the content depends on the impression of being picked up by the copiers. Writing without written quotes only the author's name and year published a book without pages. Example:

According Soerjono Soekanto (1982), the inclusion of negative elements into the teen psyche because it contains less productive activities.

b) Adaptations or paraphrasing. Paraphrase or paraphrasing a quote that was written with the order of thought, following the original sources, continue to use their own words in order. Writing without written quotes only the author's name and year published a book without pages. Writing the same source by way of summary, the only difference being the contents of the quotation. Paraphrasing way longer. Example:

According Soerjono Soekanto (1982), use of leisure time with productive activities that will minimize the chances of entry of negative elements in the mental development of young people so that they will develop well.

Described above after the ways of writing quotes taken from the book with the author. Below are excerpts of prose written more than one author. Quote author essentially the same, differing only writing the name of the author. Example:

a) If it consists of two writers

Devi Anggita and Endang Setyaningsih (1996) "..." (27)

Or

"..." (Devi Anggita and Endang Setyaningsih, 1996:27)

b) If it consists of three to five authors

The first quote:

Williams, Smith, Bradner, and Torrington (1983) suggests that ....

The next quote:

Williams et. all. (19960 suggested that ....

c) If more than six authors

Wiliam et. all. (1996) argued about ....

Guidelines for making quotes, among others:

i) is not too much and long;

ii) exactly like the original (if a direct quote);

iii) use the correct citations between direct and indirect quotations;

iv) if any portion citations omitted and less than three lines, the removal was replaced with point three times;

v) if there is no improvement in the passage quoted, the improvements in parentheses;

vi) quote only the part that deals with it or think it supports;

vii) identify the source of the quote is correct and complete;

viii) honest in every decision citation.














.