Bagaimana dengan hari-harimu sekarang?
Menyenangkan bukan?
Maka artinya tak perlu lagi sapaku.
Tak perlu lagi aku mengusik untuk sekedar mengucapkna selamat makan.
Karna semua itu pasti sudah lengkap terdengar di hatimu darinya..
Aku tahu, keyakinanmu sudah memudar.
Begitu juga keyakinanku, yang memudar seiring menepinya harapan.
Biar saja, kini aku jalani hariku yang kian redup.
Walaupun terlihat naif memang.
Walaupun terdengar sumbang saat mereka tahu..
Ya mereka, mereka yang tahu semua alur cerita pikiranku.
Tapi apa daya jika takdir tak menggariskan.
Jika dunia ternyata benar berbalik.
Lanjutkan, tak perlu hiraukan keadaan.
Jangan pernah batasi langkahmu.
Kasihanilah dirimu seutuhnya.
Percayalah, aku akan tetap terjaga.