Membaca dan Menarik Kesimpulan di dalam bahasa Indonesia/ Interesting reading and conclusions in the Indonesian language FOR SENIOR HIGH SCHOOL INDONESIAN


Membaca dan Menarik Kesimpulan di dalam bahasa Indonesia

(Sumber: Suharto.2005. Kompeten Berbahasa dan Bersastra Indonesia. Surakarta: Widya Duta Grafika.)

1) Membaca intensif

            Membaca cepat bukan termasuk ke dalam membaca mekanis, tetapi membaca komperhensif. Walaupun cepat tetapi dalam memahami, mengerti makna dan isi yang dibaca. Teknik yang cepat untuk membaca ini, yakni dengan gerak mata yang cepat dalam mencari informasi. Tujuan yang hendak dicapai dalam membaca cepat ini adala untuk memperoleh kesan umum, mengetahui hal-hal tertentu, dan menemukan bahan yang diperlukan. Untuk meningkatkan ketrampilan membaca cepat ini, Anda dapat melakukan dengan cara memperkaya kosakata, memahami struktur bahasa, memahami berbagai makna kata dan kalimat, memastikan pemahaman saat membaca, dan menghubungkan isi dari paragraph yang satu dengan lainnya. Untuk itu, Anda sebaiknya selalu menyediakan waktu khusus untuk membaca, memilih bacaan yang baik dan sesuai, normative, dan bermutu. Untuk mencapai ini, kegiatan lainnya adalah menerapkan komunikasi tidak langsung secara apresiatif, reseptif, dan fungsional.

2) Menarik Kesimpulan secara induktif

            Seorang penulis yang berkehendak agar tulisannya dapat diterima pembacanya selalu bersikap menekankan penalaran. Penalaran di sini sebagai proses untuk mencapai suatu kesimpulan. Kesimpulan yang baik harus memenuhi criteria: logis, berdasarkan kenyataan yang ada, dan benar. Untuk itu, dalam membuat kesimpulan hendaknya:

a) tidak serampangan;

b) dengan cermat;

c) menggunakan pikiran sehat, jernih, logis, intelektual, dan terhindar dari penalaran yang salah.

            Teks yang menggunakan penalaran induktif adalah teks yang bertumpu pada kenyatan empiris dan pengalaman lapangan yang kemudian dibuat suatu kesimpulan. Jenis teks demikian, antara lain:

a) Generalisasi

            penalaran generalisasi adalah penlaran yang berdasarkan pada pernyataan khusus yang kemudian diambil sebuah kesimpulan secara umum. Teks generalisasi adalah teks yang di dalamnya terkandung data dan fakta yang cukup banyak, pantas sebagai model atau contoh, dan tidak ada pengecualiannya. Dari kenyataan, teks demikian kemudian diambil sebuah kesimpulan.

Contoh:

            Kirun mempunyai hobi mengumpulkan perangko dari berbagai Negara dan jaman. Kegemaran ini ia tekuni dalam waktu yang sangat lama. Pada suatu saat, ia mendapat kesempatan untuk ikut dalam lomba kliping perangko. Hasilnya, ia menduduki peringkat pertama. Teman saya, Hamdani, suka berkelahi. Di mana kelompoknya terlibat perkelahian, ia selalu yang memimpin dan menyelasaikannya. Ia kemudian dimasukan ke sebuah padepokan silat. Ia semakin tekun mempelajari jurus yang diberikan kepadanya. Dengan cepat, ia naik tingkat. Pada lomba tingkat Nasional, ia masih  menunjukkan prestasi gemilang. Akhirnya, ia terpilih untuk mewakili Indonesia ke ajang pertandingan silat kelas Internasional. Pulang ke Indonesia, ia membawa medali emas. Tidak jauh berbeda dengan Harjono. Ia pendiam, tetapi ide cemerlang. Imajinasinya baik dan tertata. Ia menuangkan ide-ide tersebut di majalah dinding sekolah. Berkat bimbingan guru, ia berhasil memenangkan lomba mengarang tingkat Nasional. Saat seleksi menulis cerpen tingkat Internasional, ia berkesempatan mengirimkan karyanya. Pada akhirnya, juri menentukan karyanya sebagai pemenang pertama. Dari contoh peristiwa hidup di atas, dapat disimpulkan bahwa barang siapa yang menekuni hobinya dengan sungguh-sungguh dan benar, maka pada akhirnya, ia akan meraih kesuksesan.

b) Analogi

            teks yang dibuat berdasarkan penalaran analogi selalu dimintai dengan satu data khusus ke data khusus lainnya kemudian dibuat suatu kesimpulan bahwa yang benar untuk suatu pernyataan akan benar pula pada pernyataan yang lain.

Contoh:

            Suatu sekolah menerapkan peraturan yang ketat dalam bidang ketertiban siswa, guru, dan karyawannya. Dengan tindakan ini, beberapa tahun kemudian mutu sekolah ini nyata meningkatkan tajam. Sekolah di kota lain yang menerapkan pola yang sama pada akhirnya memperoleh hasil yang baik. Mutu sekolahnya meningkat, bahkan menjadi sekolah favorit. Berdasarkan kenyatan ini, dapat kita simpulkan bahwa untuk meningkatkan mutu sekolah salah satu tindakan yang diambil adalah tertib di semua bidang kehidupan sekolah.

c) Kausal (sebab-akibat)

            teks yang dibuat berdasarkan penalaran kausal dimulai dengan mengungkapkan beberapa pernyataan atau kejadian khusus yang kemudian menimbulkan kejadian khusus lainnya sebagai akibat lanjutan dari peristiwa atau kejadian terdahulu. Prosesnya selalu kejadian atau peristiwa sebagai sebab kemudian menimbulkan peristiwa atau kejadian lain sebagai akibatnya. Bentuk proses ini dapat sebab- akibat atau sebaliknya. Tentang jumla sebab atau jumlah akibat tidak selalu sama.

Contoh:

            Ada seorang pemuda yang telah lama tidak mau mengindahkan didikan orang tua dan gurunya, ia malas belajar. Terjun ke dunia minuman keras. Begadang tiap malam sampai larut. Makan pun tidak teratur. Ia juga tidak pernah memeriksa kesehatannya ke dokter atau ke rumah sakit. Akhirnya, kondisi tubuhnya melemah, sakit, dan sukar disembuhkan. Pada akhirnya, pemuda ini meninggal. Dari kenyataan ini, maka orang yang tidak mau mengindahkan didikan orang tua, guru, atau orang dewasa lainnya dan bertindak sekehendaknya sendiri, ia akan menemui ajalnya dengan tragis.

IN ENGLISH (with google translate Indonesian-english):

Interesting reading and conclusions in the Indonesian language

(Source: Suharto.2005. Competent Indonesian speaking and compose literature. Surakarta: Widya Duta Graphics.)

1) Intensive Reading

Quick read is not included into the mechanical reading, but read komperhensif. Although fast but in understanding, understand the meaning and content read. Rapid technique for reading this, that the rapid eye movements in searching for information. The aim is to be achieved in this quick read to get the general effect of blatant, knowing certain things, and to find the necessary materials. To increase competency quick read, you can do by way of enriching the vocabulary, understand the structure of the language, understand the meaning of various words and sentences, to ensure understanding while reading, and linking content from another paragraph. For that, you should always provide a specific time for reading, choose a good and suitable reading, Normative, and quality. To achieve this, other activities are not directly apply in apresiatif communication, receptive, and functional.

2) Interesting conclusions inductively

A writer who desires to be accepted that writing readers always be emphasized reasoning. Here as a process of reasoning to reach a conclusion. Good conclusion should meet the criteria: logical, given the fact that there is, and true. Therefore, in conclusion let:

a) is not gratuitous;

b) carefully;

c) use common sense, clear, logical, intellectual, and avoid the wrong reasoning.

Text using inductive reasoning is a text that focuses on empirical statement and field experience which then made a conclusion. Type this text, among others:

a) Generalization

penlaran generalization reasoning is based on specific statements then take a general conclusion. Generalizations text is a text which contains the data and the fact that quite a lot, quick as a model or example, and there are no exceptions. From the statement, then take a text that conclusion.

Example:

Kirun have a hobby collecting stamps from various State and age. Tekuni favorite it in a very long time. At one time, it had the opportunity to participate in the race scrapbook stamps. As a result, it was ranked first. My friend, Hamdani, bellicosity. Where his group involved fights, it always the lead and menyelasaikannya. It then entered into a martial padepokan. It's getting diligently learn jutsu given to him. Quickly, he became floor. At the National level competition, it still shows excellent performance. Finally, he was elected to represent Indonesia at the International Event to class martial arts competition. Returned to Indonesia, it took the gold medal. Harjono not different. It is quiet, but brilliant idea. Good imagination and well presented. It pours ideas in magazines such school walls. Thanks to the guidance of teachers, it pull off the race compose the National level. When writing a short story selection International level, it is the opportunity to send his work. In the end, the jury decide the winner of his first. From the example above life events, it can be concluded that whoever indulged his hobby in earnest and true, then in the end, it will be to succeed.

b) Analogy

text based on analogy reasoning often prompted by a specific data to other specific data then made a conclusion that the right to a statement to be true about the other statement.

Example:

A school applying strict rules in order students, teachers, and employees. With this action, a few years later this school quality real sharp increase. Schools in other cities that adopt the same pattern in the end obtain a good result. Improved school quality, even a favorite school. Based on this statement, we can conclude that to improve the school one of the actions taken is order in all areas of school life.

c) causal (cause and effect)

text based on causal reasoning begins by expressing some statement or the specific incident then raises other special events as a result of the extension of previous events or incidents. The process is always an incident or event as a reason then raise events or other events as a result. This process can form causal or otherwise. About Jumla reason or the amount due is not always the same.

Example:

There's a young man who has long refused to heed parents and teacher education, it is lazy to learn. Plunge into the world booze. Begadang every night until late. Eating too disorganized. It has not been checking his health to a doctor or to the hospital. Finally, the condition of his body weakened, sick, and to be healed. In the end, this young man died. From this statement, then the people who did not heed the tutelage of parents, teachers, or other adults and act according to his own, he will meet his end with the tragic.














.