Kalimat Persetujuan, Penolakan, Berita, tanya, dan Perintah di dalam Bahasa Indonesia/ Sentence agreement, rejection, News, query, and Order in Indonesian FOR GENERAL INDONESIAN


Kalimat Persetujuan, Penolakan, Berita, tanya, dan Perintah di dalam Bahasa Indonesia

(Sumber: Suharto.2005. Kompeten Berbahasa dan Bersastra Indonesia. Surakarta: Widya Duta Grafika.)

Identifikasi dan Penyusunan Kalimat

            Kalimat pragmatis adalah kalimat yang dibuat berdasarkan kebutuhan atau keperluan tertentu, misalnya: untuk menyetujui, menolak, memberi informasi, bertanya, memberikan himbauan, dan sebagainya. Pada dasarnya tidak ada perbedaan yang mencolok antara pembuatan kalimat pragmatis dan kalimat lainnya secara ilmiah. Hal yang membedakan hanyalah isi, bentuk, dan keperluan saja.

1) Kalimat Persetujuan dan  Kalimat Penolakan

            Kalimat Persetujuan adalah secara pragmatis, orang yang menyetujui sesuatu akan:

Ø  Memperkuat pendapat dengan memberikan dukungan dan bukti yang masuk akal,

Ø  Menambahkan keterangan, komentar, atau penjelasan dukungan dengan wajar,

Ø  Memilih kata, frasa, dan kalimat yang mudah dimengerti, diterima, atau dipahami orang lain,

Ø  Ada pendapat sendiri yang mendukung pendapat yang disetujuinya,

Ø  Dukungan penjelasan yang diberikan menyangkut hal lain yang berkaitan dengan pengalaman yang positif dari pendapat yang disetujuinya.

Ø  Pola kalimat yang digunakan tidak terikat pada pola tertentu. Isinya persetujuan. Kata dan frasa yang biasa digunakan, antara lain setuju, sependapat, sesuai, cocok, sama, mendukung, respek, berapresiasi, dan sebagainya.

Contoh:

Ø  Saya setuju dengan usul Anda, karena itu juga menjadi kehendak kita semua.

Ø  Kami mendukung rencana pentas seni ini. Tahun ini sangat sesuai karena banyak teman berprestasi dalam bidang ini.

Ø  Program Bapak kami dukung karena itu meningkatkan apresiasi kami di sini.

Ø  Kalau memang semua sudah setuju, saya tidak ada alasan untuk menolaknya.

Ø  Saudara Moderator yang saya hormati! Memerhatikan permasalahan yang disampaikan Saudara, khususnya usaha menignkatkan devisa dari segi pariwisata, saya sangat setuju dan memberikan dukungan. Mengapa demikian? Karena demikianlah keadaan sekarang. Ekspor minyak dan gas lesu maka ekspor non minyak dan gas perlu digalakan. Dunia pariwisata termasuk non minyak dan gas. Oleh karena itu, ini pendapat yang baik!

Kalimat Penolakan adalah jika kita tidak cocok dengan pendpat orang lain, tentu kita akan menolaknya. Penolakan kita sebaiknya disertai pertimbangan sebagai berikut:

Ø  Pendapat asli kita sampaikan untuk dipertimbangkan

Ø  Walaupun tidak sesuai, hendaknya tidak bersifat mencemooh, menghina, menyindir, atau sengaja menyinggung perasaan.

Ø  Kita sertai dengan alasan logis dan meyakinkan.

Ø  Kita kaitkan dengan hal-hal yang lain yang memberikan dukungan

Ø  Kita menunjukkan hal yang salah, kurang, dan negative.

Ø  Komentar pendukung sewajarnya.

Ø  Kata dan frasa yang biasa kia gunakan untuk menolak, antara lain: tidak, bukan, menolak, tidak disetuju, tidak sesuai dengan, masih jauh dengan, berbeda, dan sebagainya.

Contoh:

Ø  Saya tidak setuju dengan pendapat Saudara karena sebagian besar masih merupakan perkiraan.

Ø  Bukan kekerasan yang saya kehendaki, tetapi kedamaian tercipta di antara kita.

Ø  Saya masih berbeda pendapat dengan Saudara. Karena itu maaf, pendapat Saudara belum dapat kami terima.

Ø  Jangan memaksakan kehendak apabila itu merugikan kita semua. Sebaiknya kita tunggu proses pengadilan ini sampai selesai.

Ø  Saudara Pemandu yang terhormat! Mengangkat derajat rakyat dari bawah kemiskinan ke atas garis kemiskinan, tidak semudah membalik telapak tangan. Yang lebih penting dahulu adalah meningkatkan sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang berkualitas dari segi mental spiritual, kepribadian, intelektual, emosional, social, dan religious harus dimulai dari para pemimpin kita. Apabila figure tersebut sudah tertata baik, maka rakyat akan dengan cepat menyesuaikan diri. Apalagi kemudian ada perangkat aturan yang mengaturnya. Jika demikian, derajat rakyat kita secara perlahan tetapi pasti akan terangkat dengan sendirinya. Terima kasih.

2) Kalimat Informatoris, Pertanyaan, dan Perintah

            Ketiga jenis kalimat ini dilihat dari segi isi dan intonasi. Secara pragmatis ketiga kalimat ini disampaikan untuk tujuan berikut.

a) Kalimat berita atau informatoris memberikan informasi kepada orang lain. Informasi ini tentu hal yang perlu dan baru. Penyampaian informasi mengharapkan informasinya dapat diterima dengan baik dan mengharapkan tanggapan berupa isyarat bahwa mereka mengerti dan menerima akan informasi yang diberikannya. Macam kalimat ini banyak tergantung sifat dan isi informasi tersebut.

Contoh:

Ø  Perbuatan semacam itu sebenarnya sangat memalukan saya. (Berita teguran)

Ø  Itulah akhirnya jika lengah di waktu muda. (Berita penyesalan)

Ø  Alangkah baiknya jika setiap orang mau berguru kepada pengalaman pahitnya masing-masing. (Berita nasihat)

Ø  Kerajinan orang itu patut kita contoh. (Berita pujian)

Ø  Tadi pagi seseorang telah memberikan laporan tentang bencana alam itu kepada saya. (Berita biasa)

b) Kalimat pertanyaan adalah berisi perntanyaan yang harus dijawab sebagai tanggapan untuk pertanyaan ini. Sifat pertanyaan kadang-kadang ada yang memang tidak mengetahui, pertanyaan yang ragu-ragu, menegaskan, dan menguji. Macamnya secara pragmatis ada dua, yakni: retoris, oratoris, dan kalimat tanya yang memerlukan jawaban. Unsur pembentuknya terdiri atas kata tanya, lagu tanya, getar tanya, partikel tanya, dan tanda tanya.

Contoh:

Ø  Jika demikian, apakah Anda sudah mengerti hal itu?

Ø  Siapakah yang dipuja-puja masyarakat sekarang ini?

Ø  Berapa lama lagi kita harus menunggu datangnya anugera dari Tuhan?

Ø  Bagaimana Anda dapat menyelesaikan tugas jika waktu Anda buang dengan percuma?

Ø  Banyak sudah yang mengingatkan kepada Anda tentang kekeliruan sikap Anda. Kini, Anda semakin menjadi-jadi. Apakah Anda menanti peringatan dari Tuhan?

c) Kalimat harapan atau himbauan adalah termasuk kedalam kalimat perintah. Isi kalimat perintah adalah meminta atau menyerukan kepada orang lain agar melakukan sesuatu. Macam-macam sudah ditentukan oleh sifatnya. Berdasarkan sifatnya, kalimat perintah dikelompokkan menjadi: perintah kasar, agak halus, dan halus. Kalimat ini menghendaki balasan tindakan. Kalimat harapan adalah kalimat perintah yang halus, berisi pengharapan. Kalimat ini tampak lebih halus daripada permintaan.

Contoh:

Ø  Mudah-mudahan, usul kami diterima pemerintah daerah sehingga kekurangan air di tempat ini segera teratasi.

Ø  Semoga kita diberkati Tuhan.

Ø  Kami sangat mengharapkan bantuan Anda kali ini.

Ø  Sudilah kiranya Bapak menerima saya sebagai karyawan di tempat ini.

Ø  Telah lama kami mendambakan  hadirnya sebuah jembatan permanen di tempat ini, namun sampai sekarang belum dapat terwujud. Harapan kami dengan kehadiran Bapak Bupati di desa kami, keinginan tersebut segera terealisasi.

2) Kalimat Berita

            Kalimat berita adalah kalimat yang isinya memberikan suatu kejadian, keadaan, atau hal. Kalimat ini diakhiri dengan tanda baca titik (.) atau intonasi berita dan lagunya terdengar rata, sedangkan tanggapan yang dibutuhkan adalah isyarat atau tanda bahwa orang lain mengerti akan pemberitaan tadi. Di sini, pembicara ingin memberitahukan suatu peristiwa, kejadian, atau hal tanpa menambahkan dan mencapurkan perasaannya sendiri. Jadi, sesuatu, hal, atau kejadian di sini bersifat objektif. Pada saat pembicara memberitahukan sesuatu ini dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung.

Contoh kalimat bentuk langsung:

Ø  “Saya mendapat juara!” teriaknya.

Ø  Sambil meraba-raba sakunya ia berkata, “Dompet saya hilang.”

Ø  “Mereka sudah jauh meninggalkan kita,” katanya, “Mungkin sudah enam desa di depan kita sana.”

Conth kalimat bentuk tidak langsung:

Ø  ia berteriak kegirangan karena meraih juara.

Ø  Ketka naik angkutan umum, ia kehilangan dompetnya.

Ø  Dalam perjalanan itu, mereka tertinggal beberapa desa dengan kelompok lainnya.

Adapun yang termasuk ke dalam kelompok kalimat berita, sebagai berikut:

a) Kalimat penyesalan, contoh:

Ø  Itulah jadinya jika selalu membuang waktu kala masih muda.

Ø  Saying sekali kami tidak bisa memberikan bantuan.

b) Kalimat kekecewaan, contoh:

Ø  Sayang sekali hujan turun sehingga aku tidak jadi menonton.

Ø  Ya, mengapa kau biarkan adik kecilmu tidur di lantai?

c) Kalimat pengandaian, contoh:

Ø  Jika saya mempunyai bekal cukup, akan saya kunjungi banyak tempat wisata.

Ø  Andaikata tidak hujan, saya tentu datang mengunjungimu.

d) Kalimat ucapan selamat, contoh:

Ø  Selamat ulang tahun.

Ø  Selamat datang di desa kami.

e) Kalimat pengakuan, contoh:

Ø  Sekarang saya baru percaya bahwa ia tidak bersalah sedikit pun.

Ø  Benar juga ia sebagai pemain yang luar biasa.

f) Kalimat tantangan, contoh:

Ø  Cobalah naik lagi kalau berani.

Ø  Kalau tidak percaya, pegang sendiri.

4) Kalimat tanya

            Kalimat tanya adalah kalimat yang berisikan pertanyaan seseorang kepada orang lain. Adapun ciri kalimat tanya sebagai berikut.

Ø  Menggunakan lagu tanya, rendah di awal, di akhir menaik.

Ø  Biasanya menggunakan kata tanya atau menggunakan partikel “-kah”.

Ø  Menggunakan lagu tanya (?) wlaupun kadang-kadang tidak jelas lagu tanya tersebut. Jika ditulis kalimat tanya ini dimulai dengan huruf besar dan diakhiri tanda tanya (?).

Sifat kalimat tanya

a) Bersifat tidak mengetahui, contoh:

Ø  Kapan Anda ke Jakarta?

Ø  Berhasilka ia dalam ujian tahun ini?

b) Bersifat ragu-ragu, contoh:

Ø  Benarkah ia tidak mencuri uangku?

Ø  Itulah gerangan yang menyebabkan kematiannya?

c) Bersifat menegaskan, contoh:

Ø  Inikah yang kau katakan bekerja keras?

Ø  Maukah kita mengalami musibah ini lagi?

d) Bersifat menguji, contoh:

Ø  Siapa yang memelopori pekerjaan social yang mendapat penghargaan ini>

Ø  Apakah alasan Israel menyerang Palestina?

Macam kalimat tanya

a) Kalimat tanya yang memerlukan jawaban, contoh:

Ø  Pukul berapa ia meninggal dunia?

Ø  Berapa besar biaya yang Anda perlukan?

b) Kalimat tanya yang tidak memerlukan jawaban

i) Kalimat retoris adalah kalimat tanya yang tidak memerlukan jawaban yang sering digunakan para penggarang agar menimbulkan keindahan. Contoh:

Ø  Kepada siapa aku menyerahkan diri kalau tidak kepada Tuhan?

Ø  Untuk siapa lagi baktiku aku berikan kalau tidak kepada bangsa dan Negara ini?

ii) Kalimat oratoris adalah kalimat tanya yang tidak memerlukan jawaban yang sering digunakan oleh orang berpidato. Contoh:

Ø  Patutkah air susu dibalas dengan air tuba?

Ø  Apakah artinya merdeka sekarang ini, Saudara?

Unsur-unsur pembentuk kalimat tanya sebagai berikut.

a) Lagu tanya adalah agak menarik pada akhir pengucapan.

b) Getar tanya adalah getaran yang terdapat pada akhir kalimat tanya. Biasanya memakai kata khusus untuk mendapat getar tanya yang berupa kata keterangan, kata seru, atau nama orang. Contoh:

Ø  Kalau demikian engkua sudah mengetahui hal itu, ya?

Ø  Mengapa kamu tidak percaya, Saudara?

c) Partikel tanya: “-kah” atau “–lah” yang berfungsi menegaskan. Partikel “-kah” memerlukan jawaban, sedang partikel “-tah” tidak.

d) Tanda tanya.

e) Kata tanya:

i) “Apa” yang menanyakan benda. Variasinya: siapa (menanyakan orang), berapa (menanyakan jumlah), betapa (menanyakan keadaan atau sifat dan cara melakukan sesuatu), mengapa (menanyakan sebab), apabila (menanyakan waktu terjadinya sesuatu).

ii) “Mana” untuk menanyakan tempat, bagaimana (menanyakan keadaan atau sifat), bilamana (menanyakan waktu terjadinya suatu peristiwa), manakala (menanyakan waktu terjadinya sesuatu).

iii) “Bila” menanyakan waktu terjadinya sesuatu, variasinya bilamana dan apabila.

5) Kalimat Perintah

            Kalimat perintah adalah kalimat yang berisi perintah atau seruan seseorang kepada orang lain untuk melakukan sesuatu. Sifat kalimat perintah adalah kasar, agak halus, halus. Macam kalimat perintah sebagai berikut.

a) Kalimat perintah kasar adalah kalimat yang mengandung sifat kasar dan menimbulkan perasaan tidak enak. Bnetuknya berup kalimat tak sempurna.

i) Kalimat perintah biasa, contoh:

Ø  Kamu!

Ø  Keluar dari ruangan ini!

ii) Kalimat larangan, contoh:

Ø  Dilarang membuang sampah sembarangan!

Ø  Jangan memetik bunga!

b) Kalimat perintah agak halus adalah kalimat yang mempunyai sifat antara kasar dan halus.

i) Kalimat suruh, contoh:

Ø  Kerjakan di kertas lainnya!

Ø  Antarkan barang ini secepatnya!

ii) Kalimat ajakan, contoh:

Ø  Silahkan duduk sebentar!

Ø  Sebaiknya kamu tidur lebih awal!

iii) Kalimat permintaan, contoh:

Ø  Kami mohon Anda tunggu sebentar!

Ø  Putraku, belikan beras di warung!

iv) Kalimat penghargaan, contoh:

Ø  Mudah-mudahan hari ini kita mendapat berkah!

Ø  Semoga dia ada di rumah hari ini!

v) Kalimat membiarkan, contoh:

Ø  Biarkan dia merenung akibat perbuatannya!

Ø  Itu terserah Saudara saja!

c) Kalimat perintah halus

i) Kalimat permohonan, contoh:

Ø  Sudilah kiranya Bapak mengabulkan permohonan kami!

Ø  Kiranya Bapak berkenan menerima saya sebagai karyawan Bapak!

ii) Kalimat doa, contoh:

Ø  Kiranya Tuhan memberkati kita semua!

Ø  Ya, Tuhan, berilah kami ampunan Mu!

Unsur pembentuk kalimat perintah sebagai berikut:

o   Lagu perintah.

o   Tanda perintah atau tanda seru.

o   Partikel penegas (-lah).

o    Kata-kata modalitas.

o   Menggunakan kata kerja kata asal

IN ENGLISH (with google tranlate Indonesian-english):

Sentence agreement, rejection, News, query, and Order in Bahasa Indonesia

(Source: Suharto.2005. Competent Indonesian speaking and compose literature. Surakarta: Widya Duta Graphics.)

Identification and compilation of the Word

Pragmatic sentences are sentences that are based on a specific need or requirement, for example: to approve, deny, give information, ask questions, give poignancy, and so on. In principle there is no striking difference between making sentences more pragmatic and scientifically sentence. Only thing distinguishing the content, form, and needs only.

1) Word and the Word Refusal Agreement

Consent sentence is pragmatically, the stamp will be:

 Strengthen opinion by giving support and evidence that sense,

 Add captions, comments, or explanations with the appropriate support,

 Choosing words, phrases, and sentences are easy to understand, accept, or understand others,

 There is an opinion that supports their own opinion disapproval,

 Support the explanations given regarding other matters related to the positive experience of disapproval opinion.

 sentence patterns used are not tied to a particular pattern. Contents consent. Words and phrases commonly used, among others, agree, agree, fit, fit, whether, support, respect, berapresiasi, and so on.

Example:

 I agree with your proposal, because it is also the desire of all of us.

 We support this art stage plan. This year is very suitable for performing many friends in this area.

 Mr. Programs we support thus increasing our appreciation here.

 If it all already agree, I have no reason to reject it.

 Dear Moderator I respect! Observing the problems presented Brother, particularly in terms of foreign exchange menignkatkan effort tourist, I totally agree and give support. Why so? Because that was the case now. Oil and gas export flagging the non oil and gas export should be encouraged. World tour, including non oil and gas. Therefore, this good opinion!

Rejection sentence is if we do not match pendpat others, of course we will reject it. Our refusal should be accompanied by the following considerations:

 convey our original opinion to be considered

 While not ideal, should not be scorn, contempt, sarcastic, or deliberately offend.

 We join with logical and convincing reasons.

 We associate with other things that give support

 We demonstrate that one, less, and negative.

 Comments proponent accordingly.

 common words and phrases to use to push kia, among other things: no, no, reject, not acceptance, does not fit, there is still a long way with, different, and so on.

Example:

 I do not agree with Brother because the majority is still an estimate.

 Non-violence that I want, but created peace between us.

 I dissent with Brother. Accordingly sorry, but we have not been able Dear opinion received.

 Do not insist, when it cost us all. We'd better wait until the judicial process is completed.

 Dear Brother Drivers! Lifting people from below the poverty level of the poverty line, not as easy as flipping palms. Even more important is the first increase human resources. The quality of human resources in terms of mental, spiritual, personality, intellectual, emotional, social, and religious leaders must start from us. When the figure is already arranged well, then people will quickly adapt. Especially then there arrangement arrangements device. If so, the degree of our people are slowly but surely lifted by itself. Thank you.

2) Word Informatoris, Inquiry, and Order

The third type of sentence is seen in terms of content and intonation. The third sentence pragmatically presented for the following purposes.

a) Word informatoris provide news or information to others. This information would be necessary and a new case. Delivery information can expect the information is received and expect the signal form the impression that they understand and accept the information that it provides. This sentence hanging many kinds of nature and contents information.

Example:

 Such acts are actually very embarrassing to me. (News reprimand)

 That's ultimately where young delay in time. (News remorse)

 It would be nice if everyone would like a teacher to their bitter experience. (News advice)

 Crafts person should we sample. (News compliment)

 Just now am a person has to provide a report on the disaster to me. (The usual)

b) the sentence is filled perntanyaan questions that should be answered in response to this question. Nature of the questions that sometimes there was no knowing, skeptical inquiry, stressed, and testing. Macamnya pragmatically there are two, namely: rhetorical, oratoris, and ask that the sentence need answers. Pembentuknya element consisting of question words, songs ask, vibrating wondering, wondering particles, and a question mark.

Example:

 If so, do you already understand about that?

 Who revered community now?

 How much longer will we have to wait for those AWARDS from God?

 How you can finish the job if you throw in free time?

 Many already are reminded to you about your attitude confusion. Now, you are becoming more common. What are you waiting for reminder from God?

c) Word of hope or poignancy is included into the sentence order. Fill sentence order is requested or calling to other people to do something. Anything is determined by nature. By their nature, are grouped into sentence order: rough order, quite delicate, and subtle. This sentence requires the consideration of the action. Sentence hope is a fine sentence order, hope-filled. This sentence appeared more than demand.

Example:

 Hopefully, we received local government motion to lack of water in this place resolved soon.

 May we blessed God.

 We are expecting your help this time.

 me the kindly Mr. accept me as an employee in this place.

 Has long we crave presence of a permanent bridge at this point, but until now have not been able to materialize. Our hope with the presence of Mr. Regent in our country, the immediate desire to realize.

2) Word News

News sentences are sentences that give the contents of an event, situation, or thing. This sentence ends with a punctuation point (.) Or intonation news and songs sounded flat, while the notion that it takes is a signal or a sign that the other person will understand reporting today. Here the speaker to inform you of an event, incident, or case without adding her own feelings and mencapurkan. So, something, things, or events here are objective. At the time of this speaker can tell something is done directly or indirectly.

Sample sentences direct form:

 "I get up!" She shouted.

 While groping his pocket he said, "I lost my wallet."

 "They are way ahead of us," he said, "Maybe it's six villages ahead of us there."

Conth sentence indirect form:

 reap the joy he shouted up.

 Ketka taking public transit, he lost his wallet.

 On the way, they left the village with several other groups.

As for coming to the group of news sentences, as follows:

a) Word of remorse, for example:

 That will happen if often tense guzzle young.

 once saying we can not provide assistance.

b) Word of frustration, for example:

 Too bad it rained so that I do not watch.

 Yes, why do you let your little sister sleeps on the floor?

c) Word of assumptions, example:

 If I have enough stock, will I go to many tourist attractions.

 Assuming it does not rain, I would come have visited.

d) Word of greeting, for example:

 Happy birthday.

 Welcome to our village.

e) Word recognition, for example:

 Now I just believe that he is innocent in the least.

 True also it is a phenomenal player.

f) Word of challenge, eg:

 Try to go up again if bold.

 If you do not believe, hold their own.

4) Word ask

Interrogative sentence is a sentence that contains one query to another. As for its sentence the following question.

 Using song asked, low in the beginning, at the end of the upgrade.

 Usually use question words or using the particle "-l".

 Using wondered song (?) Wlaupun sometimes ask the obvious song. If this question written sentence begins with a capital letter and end in a question mark (?).

Interrogative sentences nature

a) Be not know, for example:

 When do you want to Jakarta?

 Berhasilka test it in this year?

b) Has been in doubt, for example:

 Is it true that it does not steal my money?

 That is possibly the cause of his death?

c) Has been pointed out, for example:

 Is this hard work you say?

 Will we suffer this tragedy again?

d) Has been tested, for example:

 Who pioneered social work get this award>

 What is the reason Israel invaded Palestine?

Interrogative sentence variety

a) Word question that requires an answer, for example:

 What time is it dead?

 How much do you need?

b) Word question that requires no answer

i) the sentence is the sentence rhetorical question that does not require answers that are often used in order to evoke the beauty of the penggarang. Example:

 To whom else I surrendered to God?

 For baktiku who else if not I give to the people and the country?

ii) oratoris sentence is the sentence that does not require answers question that is often used by people make a speech. Example:

 Does milk rewarded with water tuba?

 What is the meaning of independence today, brother?

Forming elements ask the following sentence.

a) the song is quite interesting question at the end of speaking.

b) All kind of question is that there is a vibration at the end of interrogative sentences. Usually wear to get vibrate specific words purporting ask adverb, interjection, or the name of the person. Example:

 If so engkua already know it, yes?

 Why do not you believe it, brother?

c) Particle ask: "-l" or "This is' the function stressed. Particles "-l" need answers, are particles "-tah" no.

d) Question mark.

e) said ask:

i) "What", which asks for things. Variations: one (asking people), how (ask amount), how (ask the situation or the nature and ways of doing things), why (asking why), when (time of occurrence ask something).

ii) "Any" to ask where, how (ask state or trait), when (time asking the occurrence of an event), and (asked when it occurred something).

iii) "When" ask something when it occurred, when and when variations.

5) Word Order

Sentence is a sentence that contains the command or order someone to call someone else to do something. Nature of the sentence order is gross, subtle, delicate. Variety of sentence order as follows.

a) Word order is a sentence that contains coarse abrasive nature of the feeling of not feeling well. Bnetuknya berup unsound sentence.

i) the normal order of sentence, for example:

 You!

 Out of this space!

ii) prohibition sentence, for example:

 Do not litter!

 Do not pick the flowers!

b) Word order is relatively smooth with a sentence between gross and subtle nature.

i) Word order, eg:

 Work on the other paper!

 Send a goods as soon as possible!

ii) solicitation sentence, for example:

 Please sit a while!

 We encourage you to bed early!

iii) the sentence request, example:

 We beg you wait a minute!

 My son, bought rice stall!

iv) Word recognition, for example:

 Hopefully today we got a blessing!

 Hopefully he is in the house today!

v) let the Word, for example:

 Let him stare of his act!

 That's up only brother!

c) Word of fine order

i) the Word application, for example:

Father grant me the sheet  our application!

 May the Father consented to accept me as an employee, Mr.!

ii) the Word of prayer, for example:

 May the Lord bless us all!

 Yes, Lord, give us Thy forgiveness!

Forming element sentence order as follows:

o song order.

o Mark command or an exclamation point.

o Particle assertion (-is).

o The words modalities.

o Using the original word verb














.