Pendarahan di alam terbuka
(sumber: buku Ganesha Pecinta Alam. Ponorogo: Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Ponorogo.)
Pendarahan terjadi akibat rusaknya dinding pembuluh darah yang dapat disebabkan oleh ruda paksa (trauma) atau penyakit. Pendarahan yang besar merupakan penyebab syok yang utama. Tubuh manusia memiliki jumlah darah tertentu dan bila sejumlah besar darah hilang, maka perfusi akan gagal.
Pendarahan dibagi menjadi 2, yaitu:
Ø Pendarahan luar (terbuka)
Ø Pendarahan dalam (tertutup
A) Pendarahan Terbuka
Pendarahan terbuka adalah jenis pendarahan ini terjadi akibat kerusakan dinding pembuluh darah disertai dengan kerusakan kulit, yang memungkinkan darah keluar dari tubuh dan terlihat jelas keluar dari luka tersebut. Bila menemukan pendarahan terbuka, maka kita harus berhati-hati karena sebagai penolong kita harus menganggap bahwa darah ini dapat menulari kita. Perlindungan diri harus benar-benar diperhatikan. Pastikan anda mencuci tangan segera sebelum dan setelah menengani penderita.
Berdasarkan pembuluh darah yang mengalami gangguan, pendarahan luar dibagi menjadi:
Ø Pendarahan nadi (arteri). Darah menyembur dengan cepat lambatnya dipengaruhi tekanan sistolik dengan cirri berwarna merah karena kaya akan oksigen.
Ø Pendarahan balik (vena). Walaupun terlihat luas namun umumnya mudah ditangani. Dengan cirri darah berwarna gelap karena kaya akan CO2. Karena tekanan dalam pembuluh vena lebih rendah dari tekanan udara sekitar, maka ada kemungkinan kotoran dapat tersedot masuk, sehingga dapat mengancam nyawa penderita. Contoh pada cidera leher.
Ø Pendarahan Rambut (Kapiler). Darah yang keluar merembes keluar, karena tekanan yang amat rendah. Dengan ciri darah bervariasi berwarna merah sampai gelap.
Perwaratan Pendarahan
Perawatan penderita selalu dimulai dengan ABC dan perlindungan terhadap infeksi, pedomannya adalah semua cairan tubuh dan darah dapat menularkan penyakit:
a) Pakai APD (Alat Perlindungan Diri) bila memungkinkan, untuk melindungi diri penolong
b) Jangan menyentuh mulut, hidung, mata, dan makanan sewaktu memberi perawatan.
c) Cucilah tangan segera setelah selesai merawat.
d) Dekontasi atau buang bahan yang sudah ternoda dengan darah atau cairan tubuh penderita.
1) Tekanan Langsung. Tekanan daerah yang berdarah tepat di atas luka. Jangan buang waktu untuk mencari penutup.
2) Elevasi (Dilakukan bersamaan dengan tekanan langsung). Tindakan ini berlaku untuk pendarahan di daerah alat gerak saja. Biasanya dilakukan bersamaan dengan tekanan langsung, yaitu: dengan meninggikan anggota badan yang berdarah lebih tinggi dari jantung.
3) Titik tekan. Menekan pembuluh nadi di atas daerah yang mengalami pendarahan.
4) Cara lan yang dapat membantu menghentikan pendarahan adalah:
Ø Immobilisasi dengan atau tanpa pembidaian
Ø Torniket (hanya sebagai alternative terakhir) adalah suatu alat yang menutup seluruh aliran darah pada alat gerak.
Ø Kompres dingin
B) Pendarahan dalam
Benturan dengan benda tumpul merupakan penyebab utaa dalam dan pendarahan dalam. Penyebab lainnya adalah jatuh, kecelakaan, ledakan, dan sebagainya. Luka tusuk juga sering menjadi penyebab cidera alat dalam dan pendarahan dalam. Berat ringannya luka tusuk bagian dalam ini sulit dinilai walaupun luka luarnya terlihat nyata.
Beberapa tanda pendarahan dalam dapat dikenali, misalnya:
Ø Cidera pada bagian luar tubuh yang mungkin merupakan petunjuk bagian dalam juga mengalami cidera.
Ø Adanya memar disertai nyeri pada tubuh.
Ø Nyeri, bengkak, perubahan bentuk pada alat gerak.
Ø Nyeri tekan atau kaku pada dinding perut.
Ø Muntah darah
Ø Buang air besar berdarah
Ø Luka tusuk
Ø Darah atau cairan mengalir keluar dari hidung atau telinga
Ø Batuk darah
Ø Buang air kencing campur darah
Ø Gejala dan tanda syok
Penangan pendarahan berarti mengendalikan pendarahan, bukan berarti menghentikan pendarahan sama sekali.
IN ENGLISH (with google translate Indonesian-english):
Bleeding in the open
(Source: Nature Lovers Ganesha book. Ponorogo: Public High School 1 Ponorogo.)
Bleeding occurs due to damage to the blood vessel wall that can be caused by forced Ruda (trauma) or disease. Major bleeding is a major cause of shock. The human body has a certain amount of blood, and when a large amount of blood is lost, then it will fail perfusion.
Bleeding is divided into 2, namely:
Bleeding outside (open)
Bleeding in the (closed
A) Bleeding Open
Bleeding open this kind of bleeding is caused by damage to blood vessel walls accompanied by damage to the skin, which allows the blood out of the body and clear out of the wound. When you find an open bleeding, then we must be careful because as a helper we must assume that this blood can infect us. Self-protection must be properly addressed. Make sure you wash your hands immediately before and after menengani patients.
Based on blood vessel disorders, external bleeding is divided into:
Bleeding arteries (arteries). Blood gushed rapidly affected than systolic pressure with a characteristic red because it is rich in oxygen.
Bleeding (veins). Although seen widely but generally easy to handle. With characteristic dark blood as rich in CO2. Because the pressure in the veins is lower than the ambient air pressure, then there is a possibility of dirt can be sucked in, so that the patient can be life threatening. Examples of the neck injury.
Bleeding Hair (capillaries). The blood seeped out, because the pressure is very low. Characterized by varying blood red to dark.
Bleeding Perwaratan
Patient care always starts with ABC and protection against infection, the guidelines are all blood and body fluids can transmit the disease:
a) Use of PPE (Personal Protective Equipment) when possible, to protect themselves helper
b) Do not touch your mouth, nose, eyes, and food while giving care.
c) Wash your hands immediately after treating.
d) Dekontasi or waste materials that have been stained with blood or body fluids.
1) Direct pressure. Pressure bleed area just above the wound. Do not waste time searching for cover.
2) Elevation (Do the same with direct pressure). This action applies to bleeding in locomotor region alone. Usually performed in conjunction with direct pressure, namely: by elevating the limb higher than the heart bloody.
3) press the point. Hitting an artery in the area that was bleeding.
4) How to lan that can help stop the bleeding is:
Immobilization with or without splinting
Tourniquets (only as a last alternative) is a tool that covers the entire flow of blood on the tool motion.
Cold Compress
B) Bleeding in
Collision with a blunt object and the cause of the bleeding utaa. Other causes include falls, accidents, explosions, and so on. Puncture wounds are also a frequent cause of injury and bleeding in the tool. Severity of stab wounds inside the hard outer assessed despite injuries look real.
Some of the recognizable signs of bleeding, such as:
Injury to the outside of the body which may be a clue in part also injured.
The bruising accompanied by pain in the body.
Pain, swelling, changes in locomotor shape.
tenderness or stiffness in the abdominal wall.
Vomiting blood
bloody bowel movements
stab wounds
Blood or fluid draining out of the nose or ears
Coughing up blood
Remove urine mixed blood
Symptoms and signs of shock
Handlers bleeding means controlling bleeding, stop the bleeding does not mean at all.