Cerpen MAMA I Love You

MAMA I LOVE YOU
          Malam ini hujan deras menguyur  bumi.  Namun aq masih tidak dapat memejamkan mata khu  untuk segera tidur. Tiba-tiba terdengar oleh ku nada dering Hp yang menandakan ada SMS masuk. Dengan cepat ku ambil Hp ku dan segera membuka SMS nya, ternyata itu SMS dari Mama ku, yang isinya “BAPA MENITIPKAN KELEBIHAN DI SETIAP KEKURANGAN, MENITIPKAN KEKUATAN DI SETIAP KELEMAHAN, MENITIPKAN SUKACITA DI SETIAP DUKACITA, MENITIPKAN HARAPAN  DI SETIAP KERAGUAN AKAN HARI ESOK & TUHAN BERJANJI MENJADIKAN SEMUA INDAH PADA WAKTUNYA. Roma 8:28. SEMOGA TUHAN SELALU MENYERTAIMU.”  Pesan itu membuat hatiku berkata TUHAN terima kasih Engkau telah memberikan mama yang terbaik buat aq di dunia ini, yang selalu dapat mengerti akan keadaan ku....
          Aq terduduk diam dan merenungkan semuanya. Betapa kejamnya diriku terhadap mama ku, sekali pun aq tidak berani mengatakan kepada dia bahwa aq sangat menyayangi dia, mencintai dia dan ingin selalu berada disampingnya. Aku begitu malu untuk mengatakanya, padahal aq tidak pernah malu untuk mengatakan suka, sayang dan cinta kepada orang lain, tapi mengapa kepada Mama aku sendiri aku tidak dapat mengatakannya???
          Padahal mama telah bersusah  payah menjaga aku, mulai dari aku didalam kandungan mama sudah merawat aku dengan baik, mama berusaha untuk tidak stres gara-gara masalah yang terjadi di dalam keluarga dan lingkungannya, mama selalu tersenyum, bahkan mama sering memutarkan musik klasik untuk aku selama aku masih didalam kandungan.
          Mama telah mengorbankan nyawanya untuk aku, agar aku dapat melihat indahnya dunia. Mama tidak pernah mengeluh ketika aku menangis pada malam hari, mama terbangun untuk menganti popok ku yang sudah basah, membuatkan susu untuk ku. Sungguh luar biasa pengorbanan mama buat aku, mama menyayangi ku dan membesarkan aku penuh dengan cinta kasih.
          Sekarang setelah aku tumbuh menjadi anak remaja mama harus rela melepaskan ku untuk pergi ke kota untuk menuntut ilmu. Mama tak kuasa menahan air matanya ketika melepas kepergianku. Sebelum aku berangkat mama menciumi keningku dan mengatakan “Anakku mama sangat menyayangi mu, kamu baik-baik disana dan hati-hati jaga dirimu, mama di rumah selalu mendoakan mu”. Sekali lagi aku hanya terdiam tak dapat berkata, mulut ku bungkam, tetesan air mata mama ku menyentuh lembut dipipi ku.
          Namun Malam ini aku beranikan diriku untuk mengatakan kepada mama ku bahwa aku sangat menyayangi dia dan mencintai dia “MAMA I LOVE YOU” . Sungguh senang dan damai hatiku setelah mengatakan bahwa aku menyayangi dan mencintai mama.
          Aku sadar bahwa aku belum dapat membuat mama ku bahagia. Malam ini aku mendapatkan pelajaran yang begitu berharga dalam hidupku. Bahwa tidak perlu malu untuk mengatakan  kalau kita mencintai mama kita melebihi kita mencintai pasangan kita.
          Teman-teman jangan takut maupun malu untuk mengatakan kepada mama kita bahwa kita sangat menyayangi dia. Percayalah ketika kita mengatakan itu kepada mama hatinya menangis dan hanya dapat berkata ”ANAK KU MAMA JUGA MENYAYANGI DAN MENCINTAIMU LEBIH DARI YANG KAMU LIHAT SELAMA INI”.

by. Reni Kartiani













.